Dari Peringatan Setahun Kepemimpinan SHS BERHASIL:
Intan Perrmata, Kini Bagi Sulut Tercinta
DULU Djouhari Kansil betul-betul orang di luar kalangan. Memikirkan saja untuk berkantor di “Gedung Putih”, sama sekali tidak pernah. Bermottokan Kerja, Kerja dan Kerja, telah membuatnya menghabiskan masa pengabdian pada tugas yang dihadapinya setiap hari. Selain itu, keberadaan Djouhari Kansil yang lahir dari etnis, yang selama ini tergolong “tidak berani bermimpi” untuk menduduki satu jabatan tertinggi di daerah, menjadi alasan kuat baginya untuk tidak mau berandai-andai; berambisi. Kalaupun ada jabatan penting di birokrasi (kepala dinas/badan), khususnya di Kantor Pemerintah Propinsi Sulawesi Utara, itu sudah merupakan penghargaan yang luar biasa baginya.
Djouhari muda menyadari kondisi demikian, sehingga ketika lulus dari IKIP Manado (kini UNIMA), selain memberikan diri dalam pelayanan, Ia pun membidik Pengawai Negeri Sipil. “Yang penting, kita bisa menjadi yang terbaik bagi keluarga juga masyarakat di sekitar kita. Kalaupun kita bisa menjadi seperti sekarang ini (Wakil Gubenur, red), itu hanya oleh Anugerah TUHAN,” kata Kansil beralasan soal kekurang-beraniannya juga warga seetnisnya “bermimpi” tentang sebuah kedudukan atau jabatan yang lebih baik dari apa yang selama ini telah mereka peroleh.[....] Lanjut Baca »





















